Seksi Bimas Islam

Mengacu pada :

  1. KMA Nomor 1 Tahun 2001 Tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Kewenangan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Depar Temen Agama .
  2. KMA Nomor 373 Tahun 2002 Tentang SOTK Depag/ Kanwil Propinsi dan Kabupaten/ Kota.
  3. Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia  Nomor 2 Tahun 2010  Tentang Rencana Strategis Kementerian Agama Tahun 2010 - 2014
  4. Keputusan Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat Islam Nomor DJ.II/ 549/6 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan pelayanan, Bimbingan, dan Pembinaan Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syari’ah pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kota.
  5. Petaturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2009 tentang Pembentukan Kantor Departemen Agama Kabupaten Tulungagung di Provinsi Jawa Timur
  6. Visi, Misi, Kementerian Agama Republik Indonesia yaitu :
    Visi Kementerian Agama“Terwujudnya masyarakat Indonesia yang Taat Beragama, Rukun, Cerdas, Mandiri Dan Sejahtera Lahir Batin.”(Keputusan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2010)
    Misi Kementerian Agama    :
    1. Meningkatkan kualitas kehidupan beragama
    2. Meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama
    3. Meningkatkan kualitas raudhatul athfal, madrasah, perguruan tinggi agama pendidikan agama, dan pendidikan keagamaan
    4. Meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji
    5. Mewujudkan tata kelola kepemerintahan yang bersih dan berwibawa

A. Tugas Fungsi Seksi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung :

Berdasarkan pada hal diatas hususnya Petaturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2009 tentang Pembentukan Kantor Departemen Agama Kabupaten Tulungagung di Provinsi Jawa Barat BAB III Susunan Organisasi Pasal 6 ayat 4 Seksi Bimbingan Masyarakat Islam mempunyai tugas :

  1. Melakukan pelayanan dan bimbingan di bidang kepenghuluan
  2. Pembinaan Kantor Urusan Agama (KUA) dan keluarga sakinah.
  3. Pemberdayaan masjid.
  4. Pembinaan syariah dan hisab dan rukyat.
  5. Penerangan agama islam.
  6. Pemberdayaan zakat dan pemberdayaan wakaf serta
  7. Sistem informasi manajemen bimbingan masyarakat islam.

B. Visi Dan Misi

Untuk menguatkan 7 (tujuh) tugas dan fungsi diatas Maka Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, menetapkan Visi, Misi  dan Rencana strategi  sebagai berikut :
Visi    :“Terwujudnya masyarakat Kabupaten Tulungagung yang Taat Beragama, Rukun,       Cerdas, Mandiri, Sejahtera Lahir Dan Batin.”
Misi   :   Meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan Meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama serta Mewujudkan tata kelola kepemerintahan yang bersih dan berwibawa melalui :

1.    Melakukan pelayanan dan bimbingan di bidang kepenghuluan.
2.    Pembinaan Kantor Urusan Agama (KUA) dan keluarga sakinah.
3.    Pemberdayaan masjid
4.    Pembinaan syariah dan hisab dan rukyat.
5.    Penerangan agama islam dengan mendorong peran penyuluh yang aktif, kreatif, berwibawa dan dekat dengan masyarakat
6.    Pemberdayaan zakat dan pemberdayaan wakaf serta
7.    Sistem informasi manajemen bimbingan masyarakat islam.

C.    Rencana Strategis Seksi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Tulungagung :

Landasan Filosofis

Agama memiliki kedudukan dan peran yang sangat penting dalam kehidupan bangsa Indonesia. Pengakuan akan kedudukan dan peran penting agama ini tercermin dari penetapan prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai sila pertama falsafah negara Pancasila, yang juga dipahami sebagai sila yang menjiwai sila-sila Pancasila lainnya. Oleh sebab itu, pembangunan agama bukan hanya merupakan bagian integral pembangunan nasional, melainkan juga bagian yang seharusnya melandasi dan menjiwai keseluruhan arah dan tujuan pembangunan nasional, yang untuk periode 2005-2025 mengarah pada upaya untuk mewujudkan visi “Indonesia yang Mandiri, Maju, Adil dan Makmur.” Selaras dengan hal tersebut khususnya di Kabupaten Tulungagung yang mempunyai Visi CERMAT ( Cerdas, rasional, Maju, Agamis dan Sehat )  untuk mewujudkan Masyarakat Kabupaten Tulungagung yang hari esoknya lebih baik dari hari ini maka  dengan mempertimbangkan kondisi, potensi dan permasalahan yang ada, dan sinergi dengan visi, misi dan tujuan jangka panjang yang telah ditetapkan, maka seksi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung menetapkan sasaran strategis yang hendak dicapai dalam periode 2013 kedepan menurut 7 (tujuh) bidang prioritas, yaitu:
1.    Mewujudkan tata kelola kepemerintahan yang bersih dan berwibawa di Seksi Bimas Islam., meliputi :

a.    Pembagian tugas yang jelas diantara pelaksana Seksi Bimas Islam.
b.    Peningkatan pembinaan kinerja pada Seksi Bimas Islam.
c.    Melaksanakan kerjasama dengan  lembaga terkait atau pemangku ke atau pemangku kepentingan.
d.    Peningkatan pembinaan dan pelayanan pada mitra kerja didaerah.
e.    Peningkatan pelayanan pada masyarakat dan fihak terkait lainnya
f.    Melakukan  monitoting, pelaporan dan evaluasi.
 
2.    Melakukan pelayanan dan bimbingan di bidang kepenghuluan. meliputi :

a.    Peningkatan kualitas kompetensi, pembinaan mentalitas dan penguasaan keterampilan materi subtantif kepenghuluan
b.    Penilaian kinerja penghulu meliputi peningkatan kemampuan pengembangan kepenghuluan dan pengembangan profesi.
c.    Pembinaan administrasi kepenghuluan meliputi administrasi pencatatan nikah, pengelolaan keuangan PNBP, pelaporan data, monitoring dan evaluasi.

3.    Pembinaan Kantor Urusan Agama (KUA) dan keluarga sakinah dengan mewujudkan tata kelola kepemerintahan yang bersih dan berwibawa di KUA sebagai mitra kerja di daerah meliputi :
a.    Pembinaan SDM KUA
b.    Pembinaan KUA Teladan
c.    Pengelolaan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Nikah (SMKAH)
d.    Pendataan
e.    Pengelolaan sarana dan prasarana KUA
f.    Peminaan keluarga sakinah dan pemilihan keluarga sakinah teladan
g.    Menyelenggarakan Kursus Pra Nikah
h.    Melakukan pembinaan remaja usia pra nikah.
i.    Pelayanan Penasihatan Perkawinan
j.    Pembinaan Desa Binaan Keluarga Sakinah
k.    Kerjasama dengan lembaga penyelenggara kursus pra nikah
l.    Melakukan Pembinaan terhadap BP4.
m.    Melakukan Monitoring, Pelaporan dan evaluasi.

4.    Pemberdayaan masjid, meliputi :
a.    Pendataan Masjid dan Dewan Kema’muran Masjid.
b.    Pembinaan Takmir Masjid/ DKM
c.    Pembinaan dan Pengembangan Fungsi Masjid.
 
5.    Melaksanaakan Program Pembinaan Syari’ah dan Hisab Rukyat meliputi kegiatan :
a.    Penyuluhan dan pengembangan syari’ah meliputi :
1. Layanan konsultasi dan bimbingan syari’ah
2. Pengkajian isu-isu actual dalam bidang syari’ah
3. Pembinaan sumpah keagamaan
b.    Pembinaan paham keagamaan meliputi :
1. Pembinaan pemahaman keagamaan
2. Koordinasi lintas sektoral dalam kegiatan keagamaan
3. Pendataan aliran paham keagamaan
4. Penanganan permasalahan paham keagamaan
c.    Bidang Hisab Rukyat meliputi :
1. Pembinaan hisab rukyat
2. Pelaksanaan kegiatan hisab rukyat.
3. Koordinasi dengan Badan Hisab Rukyat
4. Penyusunan jadwal sholat dan imsakiyah
d.    Pendataan, monitoring, evaluasi dan pelaporan bidang penyuluhan dan pengembangan syari’ah, paham keagamaan dan hisab rukyat

6.    Penerangan Agama Islam :

Dalam Bidang Penerangan Agama Islam Seksi Bimas Islam dituntut untuk mewujudkan kinerja dan peran Penyuluh sebagai mitra kerja Seksi Bimas Islam yang bersih, berwibawa serta dekat dengan masyarakat di daerah, sehingga meningkatkan kualitas kehidupan beragama, meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama dan meningkatkan dakwah keagamaan ditengah masyarakat, terprogram dengan organisasi yang baik. Hal ini akan dicapai dengan strategi seluruh penyuluh melakukan :
a.    Penyusunan program pelayanan, bimbingan dan pembinaan masyarakat islam baik tentang urusan agama islam, syari’ah maupun penerangan masyarakat.
b.    Kegiatan pelayanan, bimbingan dan pembinaan masyarakat islam baik tentang urusan agama islam, syari’ah maupun penerangan masyarakat, baik dilakukan secara sendiri maupun kerjasama dengan pemangku kepentingan lainnya.
c.    Pelaporan bulanan dari pelaksanaan kegiatan pelayanan, bimbingan dan pembinaan masyarakat islam baik tentang urusan agama islam, syari’ah maupun penerangan masyarakat, baik dilakukan secara sendiri maupun kerjasama dengan pemangku kepentingan lainnya.

7.    Pemberdayaan Zakat dan Pemberdayaan Wakaf dengan melaksanakan :

a. Meningkatkan Pembinaan dan pendapatan Zakat, dan pemanfaatan yang sesuai syari’ah dan peraturan perundangan yang berlaku serta tepat sasaran   di wilayah Kabupaten Tulungagung dengan melaksanakan :
1. Melaksanakan program dakwah/ sosialisasi Zakat.
2. Mendorong terbentuknya Desa Zakat dan Badan/Lembaga zakat yang professional dan akuntabel.
3. Melaksanakan pembinaan Badan/ lembaga zakat.
4. Melakukan Monitoring, Pelaporan dan evaluasi pada Badan dan Lembaga Zakat .
b. Meningkatkan pembinaan dan  pelayanan wakaf serta meningkatkan pengelolaan wakaf produktif di Kabupaten Tulungagung
1. Melaksanakan program dakwah/ sosialisasi Wakaf.
2. Melaksanakan pendataan tanah dan lembaga wakaf.
3. Menyusun Direktori Tanah Wakaf Se-Kabupaten Tulungagung
4. Mendorong terbentuknya ANWI (Asosiasi Nazhir Wakaf Indonesia) Kabupaten Tulungagung dan BWI (Badan Wakaf Indonesia) Kabupaten Tulungagung.
5. Melaksanakan pembinaan Nazhir Wakaf.
6. Mlaksanakan program bantuan sertifikasi tanah wakaf.
7. Melakukan Monitoring, Pelaporan dan evaluasi bidang perwakafan .
8.    Sistem informasi manajemen bimbingan masyarakat islam :

Merangkum berbagai informasi keagamaan dari internal dan eksternal Kementerian Agama dan meng informasikan kepada seluruh mitra kerja didaerah  untuk kemudian secara simultan dan terorganisir disampaikan kepada seluruh komponen pegawai Kementerian agama dan masyarakat dalam setiap kesempatan.